Judul : Salah Pilih
Pengarang : Nur Sutan Iskandar
Penerbit : P.T Balai Pustaka (Persero) , Jakarta
Tahun terbit : 2006
Tebal buku : 262 halaman
Desain sampul : Berwarna biru tua dengan sampul depan terdapat gambar rumah gadang dan seoarng wanita berkerudung serta sepasang laki-laki dan perempuan dibelakangnya.
Ikhtisar :
Novel Salah Pilih merupakaan novel sastra klasik yang mengangkat realita kehidupan keluarga Minangkabau yang dikemas oleh Nur Sutan Iskandar dengan alur cerita yang runtut sehingga cerita mudah dipahami meskipun bahasa yang digunakan masih ada pengaruh dari bahasa Melayu asli. Novel yang bertemakan kekeluargaan dan percintaan ini sangat menarik untuk dibaca karena pengarang selalu menjelaskan latar-latar didalamnya dengan mendetail sehingga pembaca ikut merasakan berada dalam situasi tersebut. Seperti kutapan dibawah ini.
… dengan segera ia berjalan terus juga dan dari jauh tampaklah yang dicarinya itu. Asnah meletakkan kedua tangannya diatas pagar dan memandang ke sawahyang sedang bermasakan padinya, -dilereng bukit yang bertingkat-tingkat menurun ke tepi danau yang indah. ( halaman 25, paragraph 2 )
Dan masih banyak yang lebih menarik lagi. Dalam novel ini juga dilengkapi dengan beberapa gambar yang berkaitan dengan situasi tertentu, meskipun gambar itu tidak berwarna.
Pada intinya novel ini bercerita tentang dua bersaudara yaitu Asri dan Asnah yang dibesarkan layaknya sebagai saudara kandung. Ibu Asri yang telah menjanda mengasuh dan menyayangi Asnah anak angkatnyaseperti putrinya sendiri. Kedua bersaudara itu saling mengasihi, sampai tiba waktunya mereka beranjak dewasa. Akan tetapi kemudian cinta Asnah kepada sang kakak berubah menjadi cinta kepada seorang kekasih. Perasaan rendah diri sebagai seorang annak angkat sekaligus orang yang berutang budi kepada keluarga Asri mendorongnya untuk menyimpan isi hatinya rapat-rapat, bahkan mendukung Asri memenuhi harapan ibunya untuk segera berumah tangga. Lagipula, pernikahan sesuku tidak diperbolehkan menurut adat mereka.
Asri akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada Saniah, seorang gadis cantik dari keluarga kaya dan terpandang. Ketika acara lamaran diselanggarakan, Asnah menutupi kepedihan hatinya dengan bersandiwara didepan Asri dan Saniah. Meskipun demikian, Saniah merasa iri dan cemburu kepada Asnah. Ia melampiaskan kebenciannya kepada gadis itu. Apakah Asri tak memiliki perasaan sedikitpun kepada Asnah? Akankah pernikahan Asri dan Saniah tetap dilangsungkan? Bagaimana kelanjutan nasib Asnah yang memendam cinta kepada kakaknya sendiri? Dan bagaimana akhir kisah ketiganya? Untuk itu ikutilah kisahnya di sini. ☺
Kamis, 18 November 2010
RESENSI NOVEL "CINTA DALAM HATI"
Diposting oleh Rizki Suci Asih di 00.24
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar